7 Tanda Kamu Sudah Terlalu Keras Bekerja

Kerja keras tersebut kewajiban. Tanpanya, tak dapat kamu dapat sampai di tempatmu yang sekarang. Nggak mungkin pun kamu dapat maju ke posisi yang lebih baik lagi di masa depan. Tapi mau gimana juga, bekerja keras tersebut tetap terdapat porsinya. Jangan sampai anda bekerja terlampau keras sampai membuat tubuhmu menjadi nggak produktif sebab terlalu lelah.

Menurut Judibolawin Jika anda mulai mengindikasikan tanda-tanda ini, maka dengan kata lain kamu telah bekerja terlampau keras. Dan artinya, anda layak mengistirahatkan diri kini juga.

7 Tanda Kamu Sudah Terlalu Keras Bekerja
7 Tanda Kamu Sudah Terlalu Keras Bekerja7 Tanda Kamu Sudah Terlalu Keras Bekerja

1. Saat kembali kerja, badan anda rasanya paling lelah. Bahkan nggak kuat melulu buat ganti baju dan cuci muka.

Saat kembali bekerja, anda seharusnya masih punya saldo tenaga untuk mengerjakan aktivitasmu yang beda di luar pekerjaan. Namun andai yang terjadi malah kebalikannya, maka anda harus mulai beranggapan ulang apa yang salah dengan pekerjaanmu atau caramu menuntaskan pekerjaan. Bekerja bukan berarti anda harus menguras seluruh tenagamu. Kamu tak mesti mengabdikan diri seluruh hidupmu guna bekerja.

2. Saat bangun tidur, eh anda sering tiba-tiba nggak enak badan.

Setelah bekerja seharian, anda pasti beristirahat pada malam harinya. Esok paginya andai badanmu telah kembali segar, maka dengan kata lain kamu telah bekerja cocok porsi yang seharusnya. Namun gimana ceritanya bila bangun-bangun badan anda malah sakit semua. Kamu mesti mulai mikir lagi, barangkali hari sebelumnya anda sudah bekerja terlampau keras. Kamu mungkin dapat nggak ngerasa capek, tapi situasi badanmu nggak pernah dapat bohong.

3. Kalau badan udah nggak fit, produktivitas malah akan semakin menurun.

Kamu telah memaksakan badanmu guna bekerja terlampau keras, lalu buat badan sakit. Kalau anda tetap terus memaksakan bekerja, nanti kondisinya justru dapat makin berantakan. Bukannya kerjaanmu dapat selesai, malah buat produktivitasmu dalam pekerjaanmu menurun. Di awal-awal mungkin anda masih dapat mengatasi hal-hal laksana ini, namun daya tahan tubuhmu pun ada batasnya. Kamu nggak bakal kuat guna bekerja terus-terusan dalam masa-masa yang lama.

Jadi bila hendak produktivitasmu dalam hal kegiatan lebih meningkat, maka tidak boleh pernah lewatkan waktu guna istirahat. Kalau perlu pakai waktu tidur siangmu guna tidur sekitar 30 menit. Hal ini dapat membantumu untuk membalikkan konsentrasi.

4. Kamu jadi kian sulit menilai prioritas pekerjaan. Rasa-rasanya kegiatan kok nggak terdapat habisnya.

Bekerja keras tak berarti anda harus menerima semua kegiatan yang dibebankan padamu. Kamu pun harus punya susunan pekerjaan apa saja yang menjadi prioritas untuk anda kerjakan terlebih dulu. Selebihnya, kamu pun harus menyeleksi apakah tugas tersebut menjadi tanggung jawabmu atau bukan. Jika bukan, anda boleh menawarkan pertolongan untuk menyelesaikan, namun ingat mesti cocok dengan kemampuanmu. Dan tidak boleh pernah memaksakan melulu untuk dibilang hebat.

Jika di kantor anda terlalu tidak sedikit mendapat tugas, anda berhak untuk berbicara tidak. Kamu pun harus menyesuaikan antara upaya menuntaskan pekerjaan dengan keterampilan dirimu sendiri. Kantormu tidak melulu menggaji satu karyawan saja, dengan kata lain kamu tidak punya tanggung jawab untuk menuntaskan semua kegiatan yang terdapat di kantormu. Kamu ialah pekerja yang pun punya hak guna dipenuhi, bukan pekerja rodi yang tidak boleh menampik pekerjaan.

5. Teman kerjamu mulai memandang anda sulit disuruh kerja sama. Maklum, jatah kerja di kantor anda yang babat semua.

Kamu seharusnya tak perlu menuntaskan semua kegiatan yang terdapat di kantor. Ada sejumlah pekerjaan yang memang mesti digarap secara kesebelasan atau bekerja sama. Jika anda terlalu ambisius menuntaskan semua kegiatan di kantor, maka siap-siap menjadi bahan percakapan antar rekan kantormu. Alih-alih menilaimu sebagai pekerja keras, teman sekantormu justru dapat menilaimu sebagai orang yang tidak dapat diajak kerja sama atau bahkan dapat dimanfaatkan dengan gampang untuk menuntaskan pekerjaan mereka.

Jika anda tidak hendak terjebak dalam situasi ini, maka mulai kini libatkan teman sekantormu yang memang ditunjuk untuk menuntaskan pekerjaan yang sama denganmu. Dengan bekerja sama, anda juga dapat mendapatkan tidak sedikit keuntungan. Salah satunya kamu dapat mereduksi tingkat stress ketika bekerja, karena beban yang berat dapat dibagi dengan orang lain.

6. Keluarga atau orang-orang terdekatmu telah mulai protes anda tidak terdapat waktu guna mereka.

Keluarga dan orang terdekatmu ialah orang yang tak boleh diabaikan, walau sesibuk apapun anda bekerja. Kamu tetap mesti membagi perhatian untuk mereka. Karena suatu ketika ketika anda sudah tidak bekerja di perusahaanmu sekarang, family dan orang terdekatmu bakal menjadi pihak kesatu yang pulang menerimamu. Jadi tidak boleh pernah abaikan mereka melulu karena dalil sibuk bekerja ya..

7. Istirahatlah. Keberhasilan kerja disaksikan dari kualitasnya, bukan dari masa-masa yang lama saat anda mengerjakannya.

Pada lazimnya atasanmu bakal menilai hasil kegiatan dari kualitas kegiatan yang anda kerjakan. Meski anda menghabiskan tidak sedikit waktumu untuk menuntaskan pekerjaan, belum pasti itu dapat membuat atasanmu berkesan. Jadi lebih baik anda manfaatkan masa-masa sebaik mungkin supaya bisa menemukan hasil yang maksimal pula.

Untuk menciptakan atasanmu terkesan anda tak butuh terus-terusan bekerja siang dan malam. Cukup buktikan bahwa kamu dapat menyelesaikan kegiatan dengan baik dan seefektif mungkin.

Kalau udah mulai capek, cepet tidur yaaaa…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *